Header Priangan

Ketua KNPI Kota Serang Dicopot

Monday, 11 Feb 2013 | 22:25:20 WIB

SERANG, (KB).-
DPD KNPI Banten memastikan jabatan Sonny Pawitan sebagai Ketua KNPI Kota Serang segera dicopot. Hal ini dilakukan karena yang bersangkutan sedang tersangkut hukum dalam dugaan kasus narkoba.
"Secara pribadi dan kelembagaan, kami merasa prihatin terhadap kasus yang menjeratnya. Secara organisasi, DPD KNPI Banten akan mengambil tindakan berupa sanksi tegas. Yakni pemberhentian secara permanen dari kedudukannya sebagai Ketua KNPI Kota Serang," kata Ketua DPD KNPI Banten, Aden Abdul Khalik, Senin (11/2).
Turut mendampingi Aden, Sekretaris KNPI Banten, Abidin Nashar, Bendahara Hendra Gunawan, Wakil Ketua I Bidang Organisasi, Ichwan Subhi, dan sejumlah pengurus KNPI.
Ia menyatakan, secara resmi pihaknya segera menggelar rapat pleno untuk penetapan caretaker KNPI Kota Serang. keputusan pemberian sanksi akan diambil setelah menggelar rapat pleno. "Pengurus caretaker ini akan menjalankan roda organisasi untuk sementara," katanya.
Wakil Ketua I Bidang Organisasi KNPI Banten, Ichwan Subhi mengatakan, kasus ini bersifat pribadi, namun karena personnya sebagai pengurus KNPI akibatnya lembaga KNPI pun ikut tercoreng. Rencananya Kamis, (14/2), DPD KNPI Banten dan DPD KNPI Kota Serang akan rapat pleno untuk menunjuk caretaker.
“Rencananya caretaker ini akan ditunjuk dari pengurus KNPI Kota Serang dan KNPI Banten. Caretaker ini akan mempersiapkan untuk penyelenggaraan musda,” katanya.

Dituntut mundur
Sementara sejumlah organisasi kepemudaan (OKP) di Kota Serang menuntut pengunduran diri KNPI Kota Serang, Tb. Sonny Pawitan. Pasalnya, kasus hukum yang menjeratnya dinilai sudah mencederai KNPI.
Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kota Serang, Maulana Rizki Djalal mengatakan, kasus hukum yang menimpa Sonny sudah sangat layak menjadi pertimbangan untuk pergantian. Untuk itu, harus segera ada plt/pjs agar menggelar musyawarah kota luar biasa untuk memilih ketua KNPI baru.
Mengakui
Dari Polda Banten diperoleh keterangan, Ditresnarkoba menerbitkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP).
"SPDP sudah kami sampaikan ke Kejati Banten tadi pagi dan tadi juga kegiatan penyidikan sudah bisa dilakukan. Kedua tersangka sudah bisa diperiksa beberapa jam," kata Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Banten, AKBP Jerry Marpaung, Senin (11/2).
Jerry mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara, Sonny mengakui memakai narkoba. Namun, Sonny masih bungkam soal paket-paket ganja sebanyak kurang lebih 2 kg tersebut.
"Ya, memang dia pemakai narkoba. Soal akan diberikan kepada siapa ganja tersebut dia masih belum jawab," ujar Jerry.
Kendati demikian, Jerry meyakini, barang haram tersebut tidak untuk konsumsi pribadi. Melainkan sudah disiapkan untuk para pemesan.
Kasi Penkum dan Humas Kejati Banten, Mustaqim,SH dikonfirmasi mengaku belum mengetahui apakah SPDP sudah diterima atau belum. "Saya belum tahu, tadi belum sempat cek ke pidum," ujarnya. (H-32/H-39/H-42)***

Dibaca : 350 kali
Belom ada komentar pada artikel ini Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda



Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.