Header Priangan

Mantan Bupati Lebak Ikut Seleksi Komisioner KPU

Monday, 04 Mar 2013 | 15:10:08 WIB

SERANG, (KB).-
Tim Seleksi KPU Banten mencatat dari 122 pendaftar yang mengambil berkas formulir, 81 pendaftar mengembalikan berkas pada hari terakhir penutupan, Sabtu (2/3). Dari 81 pendaftar, terdapat muka-muka lama dan baru, yang siap bersaing memperebutkan lima kursi di komisioner KPU Banten untuk periode 2013-2018.
Dari 81 pendaftar komisioner yang mengembalikan berkas tersebut, terdapat banyak komisioner lama, seperti anggota KPU Banten Nasrullah, Lukman Hakim, Agus Supriyatna dan Didih M Sudi. Terdapat juga komisioner dari kabupaten/kota, yaitu Ketua KPU Kabupaten Lebak Agus Sutisna, anggota KPU Kota Serang Yuliana Mardatillah.
Bukan hanya muka-muka lama dari komisioner KPU, tetapi juga dari mantan ketua maupun anggota Panwaslu. Seperti Ketua Panwaslu Banten Haer Bustomi, Surya Bagja, Ketua Panwaslu Pandeglang Maskur, dan anggota Panwaslu Banten 2006 M. Iqbal Hopip.
Di luar nama-nama komisioner maupun mantan anggota Panwaslu tersebut, ada muka-muka baru yang cukup dikenal. Antara lain, Sekretaris Karang Taruna Banten Gatot Yans, Sekretaris KNPI Banten Abidin Nasyar, dan mantan Bupati Lebak M. Yasa Mulyadi.
Ketua Timsel KPU Banten Endang Sulastri mengatakan, timsel akan bekerja secara independen dan profesional. "Dalam seleksi ini, timsel akan menjaga jarak. Kami berpatokan pada standar dan panduan yang telah ditetapkan. Siapa pun orang, bila memenuhi strandar yang ditetapkan, tak bisa dihalang-halangi untuk ikut seleksi," katanya di Sekretariat Tim Seleksi Calon Anggota KPU Banten Kompleks Pasar Modern Blok C No. 8 Jl. Raya Cilegon KM. 3 Drangong Legok, Kota Serang, Sabtu (2/3).
Ia mengatakan, pihaknya akan teliti dalam memeriksa berkas. "Pemeriksaan bukan hanya terbatas pada berkas saja, tetapi juga verifikasi," ungkapnya.
Ia meminta kepada masyarakat untuk turut memberikan informasi terhadap timsel. Menurut dia, timsel akan memberikan waktu berupa tanggapan publik, terhadap pendaftar yang lolos seleksi.
"Kami harapkan masyarakat turut mencermati. Meskipun belum tes tulis, kesehatan dan psikologi, jika mengetahui informasi rekam jejak para calon, bisa disampaikan. Ini semata-mata dalam rangka memperoleh komisioner yang memiliki integritas," tuturnya.
Endang menuturkan, jadwal tahapan pelaksanaan seleksi calon anggota KPU mengalami perubahan. Ia mengungkapkan, berdasarkan surat edaran KPU No. 124/KPU/II/2013 tentang penyeragaman waktu pelaksanaan tes seleksi tertulis se-Indonesia, jadwal tes tertulis yang sebelumnya, 10 Maret diundur menjadi 14 Maret.
Tahapan seleksi selanjutnya, yaitu 15-19 Maret berupa tes kesehatan dan penerimaan hasil tes. Untuk tes psikologi diselenggarakan 20-30 Maret.
Salah seorang pendaftar, Haer Bustomi mengatakan, dirinya siap untuk mengikuti tahapan seleksi yang ditetapkan. "Tentu kami percaya, timsel akan bekerja profesional," katanya. (H-32)***

Dibaca : 629 kali
Belom ada komentar pada artikel ini Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda



Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.