Header Priangan

Seleksi Anggota KPU Banten, Rentan Dikooptasi Elite Politik

Monday, 04 Mar 2013 | 21:53:06 WIB

SERANG, (KB).-
Seleksi anggota KPU Banten rentan dikooptasi oleh elite-elite politik tertentu. Oleh karena itu, Tim Seleksi (Timsel) KPU Banten diharapkan independen dan profesional.
"Saya khawatir dominasi wajah lama menjadi suatu konfigurrasi pengelola pemilu yang sinyalemennya disepakati oleh elite-elite politik yang memiliki jaringan patroklien," kata Ikhsan Ahmad, pengamat politik, Senin (4/3).
Ia mengatakan, lingkaran dari rekrutmen serta penetapan anggota KPU Banten masih rentan atas kooptasi elite-elite politik tertentu.
Ia mengaku, memiliki pengalaman pernĂ¥h ikut seleksi anggota KPU Banten pada 2007. Karena diminta oleh elite tertentu, sangat dilindungi dan dimanjakan. Termasuk bocoran jawaban soal saat tes tertulis.
Menurut dia, ketua timsel saat ini sebenarnya bukan orang baru dan tahu persis wajah wajah lama yang mendaftar di KPU Banten. "Artinya pasti telah memiliki trackrecord mereka," ucapnya.
Ia mengatakan, untuk menjaring trackrecord anggota anggota KPU Banten, sudah sangat dipermudah dengan kemajuan dan kecanggihan teknologi. Persoalannya, justru terletak pada kemampuan mengelola rekam jejak tersebut dan menyikapinya," katanya.
Secara terpisah, Koordinator Divisi Kebijakan Publik dan Parlemen Pusat Telaah Informasi Regional (Pattiro) Banten Ahmad Subhan meminta kepada timsel KPU mampu bekerja secara profesional. "Timsel harus bersikap netral dan bebas dari kepentingan kelompok atau golongan tertentu," katanya.
Ia mengatakan, sesuai amanat Undang-undang No. 15 Tahun 2011, timsel harus bekerja secara terbuka dan partisipatif. Menurut dia, hal ini juga sejalan dengan semangat keterbukaan yang diamanatkan UU No. 14 Tahun 2008, yaitu masyarakat memiliki ruang untuk bisa sama-sama mengawasi proses seleksi anggota KPU.
"Dengan proses yang terbuka dan transparan hasil seleksi anggota KPU, terpilihnya anggota KPU yang kredibel, memiliki rekam jejak yang baik, bersih dari unsur atau kepentingan parpol dan tentunya mampu mewakili kepentingan masyarakat di delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten," katanya.
Ketua Timsel KPU Banten Endang Sulastri mengatakan, timsel akan bekerja secara independen dan profesional. "Dalam seleksi ini, timsel akan menjaga jarak. Kami berpatokan pada standar dan panduan yang telah ditetapkan. Siapa pun orang, bila memenuhi standar yang ditetapkan, tak bisa dihalang-halangi untuk ikut seleksi," jelasnya. (H-32)***

Dibaca : 588 kali
Belom ada komentar pada artikel ini Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda



Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.