Header Priangan

Kondisi Rusak dan Sejumlah Titik Ambles, Jalan Palka Disorot Dewan

Monday, 25 Mar 2013 | 11:04:36 WIB

SERANG, (KB).-
Anggota DPRD Kabupaten Serang kembali menyoroti masalah kerusakan jalan provinsi. Kini, giliran Jalan Palima-Cinangka (Palka) yang jadi sorotan dewan, karena kondisinya rusak dan banyak yang ambles.
Anggota Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Serang Damami Muhriji mengatakan, saat ini kondisi Jalan Palka banyak yang berlubang dan sering mengakibatkan kecelakaan pengguna jalan.
"Ruas jalan yang rusak di antaranya, di depan Polsek Ciomas. Bahkan selain bolong, ada juga yang ambles, seperti di Desa Citasuk," katanya, Jumat (22/3).
Selain itu, kata Damami, di ruas jalan sekitar Pabuaran, meski sebagian sudah dibeton, tetapi ada sambungan beton hotmiks yang sudah rusak dan membahayakan. "Seharusnya sambungannya juga dicor lagi. Selain di Pabuaran, di daerah Palima juga jalannya sudah rusak," katanya.
Menurut Damami, jalan di Pabuaran dan Palima rusak akibat truk dan tronton yang tidak sesuai kelas jalan. Pemkab Serang seharusnya berkoordinasi dengan Pemprov Banten, terkait kerusakan tersebut. "Di ruas jalan sekitar Padarincang dan Cinangka, juga banyak yang sudah berlubang," ungkapnya.
Terkait perbaikan jalan, kata Damami, pemerintah seharusnya jangan menunggu gerakan dari masyarakat. "Jangan sampai seperti ruas Jalan Cikande-Rangkasbitung. Sekarang, kondisi Jalan Palka sudah mulai parah. Biasanya perjalanan menuju Serang hanya satu jam, sekarang lebih dari satu jam, padahal hanya 30 kilometer," katanya.
Selain kondisi jalan yang rusak, Damami mengungkapkan, rambu lalu lintas di sepanjang Jalan Palka belum maksimal.

"Mulai dari Kecamatan  Padarincang sampai ke Teneng, Cinangka belum ada penerangan, padahal itu daerah rawan. Saya juga sudah komunikasi lisan dengan PU (Dinas Bina Marga dan Tata Ruang) provinsi," ungkapnya.
Selain kondisi Jalan Palka, kondisi ruas Jalan Kramatwatu-Banten Lama di Kampung Darmayon, Desa Pamengkang, Kecamatan Kramatwatu, juga dikeluhkan warga, karena rusak parah.
Pantauan Kabar Banten, Jumat (22/3) sepanjang jalan tersebut banyak terlihat lubang-lubang yang memenuhi badan jalan. Selain berlubang, kondisi jalan yang baru diguyur hujan tersebut juga dipenuhi air hujan.
Warga Kampung Darmayon, Desa Pamengkaang Wardi mengatakan, kondisi jalan rusak sudah lumayan lama. Menurut dia, sempat ada perbaikan, tetapi hanya tambal sulam. "Saat hujan, kondisi jalan licin,” tuturnya.
Menurut Wardi, kerusakan jalan itu diakibatkan kendaraan besar proyek yang melintas setiap hari. "Truk keluar masuk dari proyek. Warga berharap jalan cepat diperbaiki, supaya nyaman," katanya. (H-40)***

Dibaca : 401 kali
Belom ada komentar pada artikel ini Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda



Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.