Header Priangan

Panwaslu Rekomendasikan TMS

Tuesday, 21 May 2013 | 11:05:28 WIB

SERANG, (KB).-
Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Serang akan rekomendasikan tidak memenuhi syarat (TMS) bagi calon legislatif dari kepala desa (kades) dan anggota DPRD Kabupaten Serang yang tidak menyertakan surat keputusan (SK) pengunduran diri dari jabatannya.
Ketua Panwaslu Kabupaten Serang Sabihis mengatakan, jika sampai 22 Mei 2013 hasil perbaikan berkas tidak diberikan ke KPU maka akan direkomendasikan TMS. “Rekomendasi kami nanti TMS,” katanya, Senin (20/5).
Sabihis mengatakan, ketentuan pengunduran diri juga berlaku bagi anggota DPRD yang mencalonkan diri kembali dari partai baru, kendati beberapa anggota dewan masih menunggu proses dari Mahkamah Agung (MA). “Kami tidak melihat itu (putusan MA), karena ketentuan tidak berlaku surut,” tuturnya.
Sementara, anggota KPU Kabupaten Serang Enan Nandia mengatakan, terkait surat izin pengunduran diri kades dan anggota DPRD, masih ada kesempatan hingga 1 Agustus 2013. Akan tetapi, terkait surat keterangan bahwa sedang diproses ditunggu hingga 22 Mei 2013.
“Jika calon melampikan surat bahwa sedang diproses pada 22 Mei, itu masih bisa,” ungkapnya.
Hal tersebut, kata Enan, berdasakan surat edaran KPU RI No. 315/2013 bahwa yang belum menyerahkan salinan keputusan pemberhentian, dinyatakan belum memenuhi syarat (BMS). Namun, keterangan BMS tidak menghalangi bakal calon untuk ditetapkan dalam daftar calon sementara (DCS), dan surat keputusan pemberhentian harus disampaikan paling lambat pada masa perbaikan DCS atau pengajuan pengganti calon sampai dengan 1 Agustus.
Pemilukada
Sementara, terkait pelaksanaan Pemilukada Kota Serang, petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) di Kelurahan/Kecamatan Kasemen menemukan data ganda. Anggota PPS Kelurahan Kasemen Adi Heri Susanto mengungkapkan, saat ini di lapangan masih ditemukan beberapa data ganda.
“Kalau ada data ganda itu biasa. Sedangkan, pemilih yang sudah meninggal dunia, tetapi masih masuk data, langsung kami coret,” kata Adi.
Kendati demikian, menurut Adi, belum ada kendala di lapangan saat pelaksanaan coklit. “Belum ada kendala dan mudah-mudahan prosesnya lancar,” ujarnya.
Sementara, anggota PPK Kasemen Ulfah mengatakan, belum mendapatkan laporan terkait adanya data ganda. “Kalau ada penambahan memang sudah ada laporan. Kalau ada data double saya belum dapat laporan, karena memang prosesnya belum selesai,” ujarnya.
Hal senada dikatakan anggota PPK Serang, Jayadi. “Kalau data double pasti ada. Penambahan juga pasti ada. Tapi saya belum dapat laporan, karena pelaksanaan coklit masih berlangsung,” ujarnya. (H-40/Vanny-Job)***

Dibaca : 258 kali
Belom ada komentar pada artikel ini Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda



Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.