Header Priangan

BLSM Dipercepat, Antrian Warga Membludak

Tuesday, 25 Jun 2013 | 22:34:41 WIB

TANGERANG, (KB).-
Penyaluran bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) yang seharusnya dijadwalkan pada tanggal 1 Juli 2013, dipercepat menjadi Selasa (25/6). Akibatnya, antrian warga membludak lantaran penyaluran disentralisasikan di Kantor Pos Pusat Tangerang, Jalan Daan Mogot, Kota Tangerang.
Menurut Kepala Kantor Pos Pusat Tangerang Toto, dipercepatnya penyaluran BLSM merupakan instruksi dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, pada Senin (24/6). Diakuinya, karena kantor pos-kantor pos cabang di Kota Tangerang tak siap, akhirnya penyaluran di alihkan ke kantor pos pusat.
“Sebenarnya pengambilan bisa dilakukan di kantop pos cabang manapun mengingat pendataannya menggunakan sistim online. Tapi di kantor cabang kan petugasnya cuma dua orang dan ketidaksiapan ini dikhawatirkan tidak tertangani. Kami instruksikan kepada kantor pos cabang agar menyarankan warga yang sudah memiliki Kartu Peduli Sosial (KPS) mengambil BLSM di sini,” katanya.
Toto tak menampik persiapan pihaknya terpaksa dilakukan secara mendadak dengan langsung menyiagakan sekitar 20 petugas untuk melayani warga dalam pengambilan BLSM. Warga diatur dengan cara mengantri.
Meski sudah menyiapkan kursi dan tenda, namun warga yang datang mencapai ribuan hingga antrian mengular. Jadwal penyaluran dibuka setiap hari sejak pukul 07.00 - 17.00 WIB.
“Cara ini lebih baik, karena dari pengalaman sebelumnya saat penyaluran bantuan langsung tunai (BLT), kita gunakan nomor urut, tapi saat gilarannya dipanggil tidak ada. Akibarnya banyak warga yang tidak sabar hingga terjadi dorong-dorongan. Jadi kita atur saja antriannya, khusus warga jompo tidak perlu mengantri,” paparnya.
Disebutkan, jumlah penerima BLSM di Kota Tangerang mencapai 47.394 orang dengan total anggaran Rp 14 miliar. Jumlah itu berdasarkan data warga miskin tahun 2011 dari Badan Pusat Statistik. Dana yang diberikan Rp 150 ribu per bulan, sejak Juli-Oktober. “Sesuai intruksi dana yang disalurkan kepada warga langsung untuk dua bulan, Juli – Agustus sejumlah Rp 300 ribu. Jadi nanti warga mengambil lagi pada September,” tukasnya.
Syarat mengambil BLSM, warga harus membawa KPS beserta KTP-nya. Jika yang mengambil keluarganya, harus membawa kartu keluarga. Warga yang mengambil BLSM kemarin i sebanyak 9000 orang, sesuai jumlah yang sudah menerima KPS. “KPS baru dikirimkan melalui pos mulai tanggal 21 Juni, pengiriman akan terus berlangsung sambil kita salurkan BLSM. Warga yang belum kebagian sabar saja,”imbuhnya.
Wati, salah satu penerima BLSM mengaku akan meggunakan dana kompensasi kenaikan BBM tersebut untuk memenuhi kebutuhan keluarga. “Terutama buat beli sembako,” papar warga Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang ini.(H-36)***

Dibaca : 331 kali
Belom ada komentar pada artikel ini Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda



Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.