Header Priangan

KTP Monitor Lantai Jemur

Thursday, 03 Oct 2013 | 14:27:13 WIB

RANGKASBITUNG,(KB).-
Komisi Transparansi dan Partisipasi (KTP) Lebak melakukan monitoring pembangunan Lantai Jemur di 12 Kecamatan. Monitoring dilakukan sebagai tindaklanjut laporan masyarakat soal pembangunan lantai jemur tersebar di 12 Kecamatan di Kabupaten Lebak , yang diduga pengerjaanya tidak sesuai dengan RAB.
Sekretaris KTP Lebak, M. Hudri menyatakan, pada monitoring yang dilakukan ke salah satu wilayah dua hari lalu, terdapat pembangunan penanganan pascapanen, dan pengolahan hasil pertanian didanai APBD TA 2013.
"Sebenarnya , KTP sudah lama mendapatkan laporan, dan aduan dari masyarakat maupun pengurus Pusat Informasi Warga (PIW) di beberapa Kecamatan. Setelah ada data baru, Selasa kemarin, kami baru bisa lakukan monitoring," kata M.Hudri , sekretaris KTP Lebak, kepada Kabar Banten, Rabu (2/10).
Dari hasil monitoring dilakukan di Desa Ciladaeun, Kecamatan Lebakgedong, kata Hudri, KTP patut mengapresiasi kegiatan lantai jemur di desa tersebut, karena pekerjaan tidak ada masalah, dan pelaksanaanya cukup bagus.
"Kita aprsesiasi pelaksana kegiatan di Lebak Gedong. Tetapi ada juga beberapa hal menjadi bahan evaluasi, laporan dari sejumlah PIW menyampaikan tentang lantai jemur. Laporan tentu akan ditindaklanjuti,"katanya.
Sementara, Ahmad Furqon, anggota KTP bidang infokom usai melakukan monitoring mengatakan, awalnya ada beberapa hal disayangkan terkait dengan lambannya Dinas Pertanian memberikan data-data pendukung yang diminta KTP. Pihak Dinas Pertanian baru bisa memberikan data kepada KTP baru-baru ini.
"Data ini, berkaitan dengan informasi publik, dan bukan dokumen rahasia negara. Sedangkan KTP, baik melalui pemberitahuan, atau tanpa adanya pemberitahuan, berhak meminta karena ini menyangkut keterbukaan dan transparansi publik. Kami menyangkan kelambatan data dari dinas terkait.Data tersebut baru didapat 10 kecamatan. Sementara sisanya, dua kecamatan belum,”ujarnya.
Furqon menegaskan, terkait temuan , dan laporan dari PIW, maupun masyarakat soal pekerjaan tidak sesuai RAB, hal tersebut akan menjadi bahan evaluasi, dan monitoring.
Sebagaimana diketahui, terdapat sekitar 12 Kecamatan, tahun 2013, yang mendapatkan kegiatan penangan pascapanen, dan pengolahan hasil pertanian berupa pembangunan lantai jemur. Ke- 12 Kecamatan tersebut meliputi Kecamatan Rangkasbitung, Sajira, Cipanas, Lebakgedong, Sobang, Bojongmanik, Gunungkencana, Cijaku, Malingping, Wanasalam, Panggarangan, dan Kecamatan Bayah. (H-20)***

Dibaca : 98 kali
Belom ada komentar pada artikel ini Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda



Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.