Header Priangan

Disnaker Cilegon Terima Bantuan

Monday, 12 Sep 2011 | 01:50:37 WIB

Terkait

CILEGON, (KB).-
Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cilegon akan menerima bantuan 20 unit mesin las dari Kementrian Perindustrian (Kemenperin). Puluhan mesin las itu, untuk melengkapi kebutuhan peralatan Balai Latihan Kerja (BLK) yang saat ini hanya memiliki 5 unit mesin las.
Sekretaris Disnaker Kota Cilegon, Mahmudin, mengatakan, sebanyak 20 unit mesin las tersebut akan digunakan untuk kebutuhan peralatan pelatihan. Selama ini, kata dia, perlatan mesin las yang tersedia hanya sekitar 5 unit mesin las atau kekurangan.
"Dengan memiliki hanya lima mesin las itu, penggunaannya harus bergantian. maka, diharapkan bantuan dari Kementrian Perindustrian itu bisa memenuhi kebutuhan mesin las," kata Mahmudin, Jumat (8/9).
seperti diberitakan sebelumnya, Wali Kota Cilegon menggelar inspeksi mendadak (sidak) BLK. Sidak itu, guna memantau kesiapan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), dalam pembuatan program Kerja. Dari hasil sidak itu, masih banyak peralatan yang perlu ditambahkan khususnya peralatan Welding.
Dalam laporannya, Kepala Disnaker Kota Cilegon, Taufikrrahman mengatakan bahwa keikutsertaan sejumlah Industri dalam pelaksanaan pelatihan di BLK cukup baik terutama dalam program pelatihan las.
Namun pihaknya masih berharap peran serta industri juga dilakukan dalam memberikan kesempatan magang kepada masyarkat yang sudah mengikuti pelatihan. Namun, pihaknya masih berharap industri juga mau memberikan kesempatan magang kepada masyarkat. Bahkan tidak hanya magang namun kesempatan kerja kepada masyarkat yang telah memiliki ketrampilan.
Dalam mengurangi angka pengangguran di Kota Cilegon, Disnaker Kota Cilegon juga tidak hanya melakukan kegiatan pembinaan dan pelatihan saja melainkan membuka pelayanan Bursa Tenaa Kerja Online. Hanya saja, program tersebut masih terkendala dengan minimnya nagaran untuk sosialisasi. (H-37)***

Dibaca : 493 kali
Belom ada komentar pada artikel ini Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda



Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.