Header Priangan

Terkait Dana Kampanye Panwaslu Tunggu Laporan KPU

Friday, 30 Dec 2011 | 16:33:25 WIB

SERANG, (KB).-
Panwaslu Banten mempertanyakan laporan dana kampanye pada Pilgub Banten 2011. Pasalnya, hingga kini belum menerima berkas laporan dana kampanye masing-masing pasangan calon gubernur-wakil gubernur.
"Padahal, sesuai ketentuan, laporan dana kampanye itu harus ditembuskan kepada panwaslu oleh KPU Banten selaku penyelenggara pemilukada. Jangankan kami, Bawaslu saja tidak menerima tembusan laporan dana kampanye itu. Kami sudah pernah menyurati KPU Banten untuk meminta itu, tapi hingga kini belum juga diberikan," kata anggota Panwaslu Banten, Sabihis, Kamis (29/12).
Menurut Sabihis, panwaslu hanya diberikan secarik kertas berisi laporan penyetoran awal dana kampanye dari masing-masing tim sukses pasangan calon. Namun, laporan akhir yang sudah diaudit konsultan, hingga kini panwaslu belum menerima.
"Laporan dana kampanye itu untuk mengetahui siapa saja perorangan maupun perusahaan yang menyumbang kepada pasangan calon. Sesuai aturan, batas maksimal sumbangan perorangan Rp50 juta, sementara perusahaan Rp250 juta," ujarnya.
Akan tetapi, katanya, bisa saja dana itu berasal dari seorang pemodal, kemudian dipecah-pecah menjadi beberapa nama dan perusahaan penyumbang.
"Kami memerlukan laporan itu untuk meneliti apakah terjadi kecurangan atau tidak. Jika ditemukan ada pelanggaran, ancamannya kemenangan pasangan calon bisa dibatalkan. Sementara panwaslu tidak punya kemampuan untuk menelisik sejauh itu. Mungkin yang berkompeten mengawasi alur keluar masuk uang itu PPATK atau KPK. Bawaslu juga berkepentingan atas laporan itu," kata Sabihis.

Terus ditagih
Ia menyatakan, panwaslu akan terus menagih laporan itu kepada KPU Banten hingga masa kerja Panwaslu Banten berakhir. "Panwaslu Banten dan kabupaten/kota akan dibubarkan sebulan setelah pelantikan gubernur-wakil gubernur terpilih. Jadi, kalau pelantikan 11 Januari, kemungkinan pertengahan Februari 2012 kami sudah bubar. Dalam masa jeda itu, akan kami gunakan untuk evaluasi," ujarnya.
Ketika dikonfirmasi, Ketua Pokja Kampanye KPU Banten, Lukman Hakim berkilah tidak mengetahui persoalan itu. "Coba tanya langsung ke Ketua KPU. Saya tidak tahu mengapa laporan itu belum dikirim," kata Lukman. (H-32)***

Dibaca : 1365 kali
Belom ada komentar pada artikel ini Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda



Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.