Header Priangan

Warga Serang Utara Minta Lisdes

Saturday, 29 Dec 2012 | 16:13:46 WIB

SERANG, (KB).-
Warga Kota Serang wilayah utara, meminta Pemprov Banten membantu pemasangan listrik melalui program listrik masuk desa (prolisdes). Pasalnya, hingga kini masih banyak rumah warga yang belum ada sambungan listrik.
"Berdasarkan reses ke sejumlah daerah wilayah Kota Serang bagian utara, aspirasi tentang pemasangan listrik ini banyak disampaikan. Pemasangan listrik belum merata," kata Ketua DPRD Banten Aeng Haerudin, Jumat (28/12).
Ia mengatakan, kondisi ini dialami masyarakat Cangkring, Kecamatan Kasemen. Menurut dia, dalam satu kampung, masih ada beberapa rumah warga yang belum dipasangi listrik. "Mereka ada yang terpaksa memasang sambungan listrik melalui tetangganya, tapi ada juga sama sekali rumahnya belum teraliri listrik," ungkapnya.
Ia mengaku prihatin dengan kondisi ini. Menurut Aeng yang juga anggota DPRD Banten dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kab./Kota Serang ini, hal ini sangat ironis, mengingat wilayahnya masuk Ibu Kota Provinsi Banten. "Tentu sangat ironis. Kota Serang sebagai etalase Provinsi Banten, warganya masih ada yang belum menikmati listrik," katanya.
Aeng mengatakan, terhadap aspirasi masyarakat ini, pihaknya akan menyampaikan ke Pemprov Banten untuk menindaklanjutinya. "Akan kami sampaikan aspirasi ini. Kami menekankan agar pemasangan listrik melalui prolisdes harus merata. Terutama untuk daerah-daerah terpencil," kata Aeng.
Selain menyerap aspirasi warga Serang Utara, Aeng mengatakan, pihaknya juga menyerap aspirasi di kalangan para pengelola pencak silat tradisional. Pada Jumat (28/12), Aeng mengundang para anggota Asosiasi Pencak Silat Banten Indonesia (APTBI). "Sebagai wakil rakyat tentu kami harus menyerap aspirasi dari berbagai lapisan masyarakat," ujar Aeng.
Secara terpisah, Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah menekankan kepada SKPD untuk melaksanakan prolisdes secara tepat sasaran, terutama untuk daerah-daerah terpencil.
"Meskipun rasio elektrifikasi Banten mencapai 78,93 persen, tetapi harus terus ditingkatkan hingga tuntas. Pasalnya, meningkatnya rasio elektrifikasi berdampak pada peningkatan roda ekonomi masyarakat," kata Atut saat penyerahan daftar pelaksanaan anggaran (DPA) di Pendopo Gubernur, kemarin.
Saat reses di Kota Serang, Wakil Ketua DPRD Banten Jayang Rana mengungkapkan, Pemkot Serang harus mempertanggungjawabkan kesiapannya menjadi tuan rumah Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) 2014. Menurut Jayeng, penyelenggaraan porprov harus lebih baik dibandingkan dengan daerah lain.
"Kota Serang jangan hanya bernafsu menjadi tuan rumah, tanpa dibarengi dengan fasilitas. Pasalnya, sebagai ibu kota provinsi, tentunya penyelenggaraannya harus lebih bagus dibandingkan daerah lain. Oleh karena itu, jika Kota Serang terkendala dengan fasilitas, saya sebagai perwakilan dewan dari Dapil Serang akan ikut mengupayakan," katanya, Jumat (28/12).
Upaya yang akan dilakukan dewan, yaitu mendorong kembali usulan anggaran Rp65 miliar pada APBD Perubahan 2013, karena APBD 2013 sudah disahkan.
Sekda Kota Serang Sulhi Choir mengatakan, keinginan pemkot untuk menjadi tuan rumah Porprov 2014, karena kota belum pernah menjadi tuan rumah. Selain itu, dengan menjadi tuan rumah diharapkan pula bisa menjadi motivasi bagi atlet Kota Serang. (H-32/H-39)***

Dibaca : 208 kali
Belom ada komentar pada artikel ini Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda



Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.